OLIMPIADE

Sabtu, 13 Juni 2009

OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA SD 2009

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Satker Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun pada Kegiatan Perluasan dan Peningkatan Mutu SD tahun 2009 akan menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Sekolah Dasar tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Kota Kendari.
Sejak tanggal 6 April 2009 yang lalu, BPP PPM SD 2009 telah mempersiapkan turnamen bergensi ditingkat Sekolah Dasar ini. Olimpiade kali ini tetap mengacu pada point-point teknis yang lalu, tahun 2008. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan, seluruhnya dilaksanakan di Kota Kendari dengan tempat yang berbeda misalnya untuk Sepak bola mini kemungkinan akan dipakai 2 lapangan yaitu lapangan benu-benua dan lapangan lakidende. Untuk cabang Karate, Senam, Bridge, Catur dan Pencak Silat dilaksanakan di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ada persyaratan khusus untuk peserta O2SN, yaitu : Siswa/atlit adalah siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidayah yang tergabung dalam gugus Sekolah dasar, berasal dari Klub Olahraga SD yang telah dibentuk sejak tahun 1997 s.d. 2008, dan klub olahraga SD yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah. Ketentuan dan persyaratan tersebut berlaku mulai dari seleksi tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga Nasional. Bila atlit/peserta yang tidak memenuhi persyaratan, maka panitia akan memulangkan dengan biaya sendiri.
Pemeriksaan administrasi dan keabsahan atlit akan diperketat pada tahun ini, sebab ada saja akal-akalan para pelatih atau official memanipulasi administrasi seperti raport dibuat baru dan akte kelahiran dirubah. Hal ini perlu sejak pendaftaran peserta sudah harus diteliti dengan serius. 
Tujuan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa SD ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak siswa SD dalam bidang olahraga sebagai bagian dari pendidikan jasmani dan kesehatan melalui persaingan yang sehat dan sportif serta meningkatkan motivasi, minat, bakat dan kecintaan siswa terhadap olahraga sejak usia dini. Disamping itu juga, untuk melahirkan bibit-bibit olahragawan potensial yang dapat dibanggakan dimasa depan.
Beberapa waktu yang lalu, pada tingkat Kabupaten/Kota telah dilaksanakan seleksi untuk menuju ke tingkat provinsi. Atlit-atlit dari 12 Kabupaten dan Kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara akan berlaga/ bertanding di tingkat provinsi guna merebut tiket ke Jakarta pada tingkat nasional pada bulan akhir bulan Juni. Olimpiade Olahraga SD tahun-tahun sebelumnya biasa dilaksanakan pada bulan Agustus, namun pada tahun 2009 jadwal dimajukan disebabkan pada bulan mengantisipasi pesta demokrasi pemilihan presiden, namun berita ini belum pasti karena petunjuk pelaksanaan serta jadwal resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah belum diturunkan
Diniar Ayu Wibawanti
076484214


URUTAN PENYELENGARAAN OLIMPIADE

OLIMPIADE 

Minggu, 2009 Mei 03
URUTAN PENYELENGARAAN OLIMPIADE 

OLEH : KARUNIA IBNU FARRUHI

076484012


URUT-URUTAN PENYELENGGARAAN OLIMPIADE :

1. Olimpiade Athena, Yunani, 1896 (6 April – 15 April). 
 Jumlah negara peserta : 13
 Jumlah atlet : 245
 Jumlah pertandingan : 43 dalam 9 cabang olah raga.

2. Olimpiade Paris, Perancis, 1900 (14 Mei – 28 Oktober)

3. Olimpiade St. Louis, Missouri, AS, 1904 (1 Juli – 23 —-Nopember) 
 Jumlah negara peserta : 12
 Jumlah atlet : 651
 Jumlah pertandingan : 91 dari 18 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :Amerika Serikat 79, Jerman 4, Kuba 4, Kanada 4, Hongaria 2, Britania Raya 1, Tim campuran 1, Yunani 1, Swiss 1, Austria 0.

4. Olimpiade London, Inggris, 1908 (27 April–31 Oktober) 

 Jumlah negara peserta : 28
 Jumlah atlet : 2.407
 Jumlah pertandingan : 110
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Britania Raya 56, Amerika Serikat 23, Swedia 8, Perancis 5, Jerman 3, Hongaria 3, Kanada 3, Norwegia 2, Italia 2, Belgia 1.

5. Olimpiade Stockholm, Swedia, 1912 (5 Mei – 22 Juli)

 Jumlah negara peserta : 22
 Jumlah atlet : 2.008
 Jumlah pertandingan : 102 dari 14 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 25, Swedia 24, Britania Raya 10, Finlandia 9, Perancis 7, Jerman 5, Afrika Selatan 4, Norwegia 4, Hongaria 3, Kanada 3.

6. Olimpiade Berlin 1916 dibatalkan, karena ada Perang —Dunia I.

7. Olimpiade Antwerpen, Belgia, 1920 (20 April – 12 —September)
 umlah negara peserta : 29
 Jumlah atlet : 2.626
 Jumlah pertandingan : 154 dari 22 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 41, Swedia 19, Britania Raya 15, Finlandia 15, Belgia 14, Norwegia 13, Italia 13, Perancis 9, Belanda 4, Denmark 3. 

8. Olimpiade Paris, Perancis, 1924 (4 Mei – 27 Juli)

 Jumlah negara peserta : 44
 Jumlah atlet : 3.089
 Jumlah pertandingan : 126 dari 17 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 45, Finlandia 14, Perancis 13, Britania Raya 9, Italia 8, Swiss 7, Norwegia 5, Swedia 4, Belanda 4, Belgia 3.

9. Olimpiade Amsterdam, Belanda, 1928 (17 Mei – 12 —-Agustus)

 Jumlah negara peserta : 46
 Jumlah atlet : 3.014
 Jumlah pertandingan : 109 dari 14 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS : 
Amerika Serikat 22, Jerman 10, Finlandia 8, Swedia 7, Italia 7, Swiss 6, Perancis 6, Belanda 6, Hongaria 4, Kanada 4. 

10. Olimpiade Los Angeles, California, AS, 1932 (30 Juli – —–14 Agustus)

Olimpiade ini diselenggarakan ketika dunia sedang dilanda keadaan ekonomi “depresi berat”, sehingga sejumlah besar negara tidak mengirimkan atlet karena tidak memiliki dana.
 Jumlah negara peserta : 37
 Jumlah atlet : 1.322 (1.206 pria, 126 wanita)
 Jumlah pertandingan : 116 dari 14 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 41, Italia 12, Perancis 10, Swedia 9, Jepang 7, Hongaria 6, Finlandia 5, Britania Raya 4, Jerman 3, Australia 3. 

11. Olimpiade Berlin, Jerman, 1936 (1 Agustus – 16 —–Agustus) 

 Jumlah negara peserta : 49
 Jumlah atlet : 3.963
 Jumlah pertandingan : 129 dari 19 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Jerman 33, Amerika Serikat 24, Hongaria 10, Italia 8, Finlandia 7, Perancis 7, Swedia 6, Jepang 6, Belanda 6, Britania Raya 4.

12. Olimpiade 1940 yang rencananya akan diadakan di Tokyo, Jepang, tanggal 21 September – 5 Oktober, dibatalkan karena pecah Perang Dunia II.

13. Olimpiade 1944 yang rencananya akan diadakan di London, dibatalkan karena adanya Perang Dunia II. 

14. Olimpiade London, Britania Raya, 1948 (29 Juli – 14 —–Agustus)
 Jumlah negara peserta : 59
 Jumlah atlet : 4.099
 Jumlah pertandingan : 136 dari 17 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 38, Swedia 16, Perancis 10, Hongaria 10, Italia 8, Finlandia 8, Turki 6, Cekoslowakia 6, Swiss 5, Denmark 5.

15. Olimpiade Helsinki, Finlandia, 1952 (19 — Juli – 3 Agustus)
Untuk pertama kalinya Indonesia ikut didalam Olimpiade ini. Dan selanjutnya Indonesia tak pernah absen ikut Olimpiade hingga Olilpiade ke 34 di Beijing tahun 2008 (kecuali waktu memboikot Olimpiade ke 22 di Moskwa tahun 1980, sebagai protes terhadap perang “Soviet–Afganistan”) 
 Jumlah negara peserta : 69
 Jumlah atlet : 4.925
 Jumlah pertandingan : 149 dari 17 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 40, Uni Soviet 22, Hongaria 10, Swedia 12, Italia 8, Cekoslowakia 7, Perancis 6, Finlandia 6, Australia 6, Norwegia 3. 

16. Olimpiade Melbourne, Australia, 1956 (22 Nopember – —–8 Desember)

 Jumlah negara peserta : 67 
 Jumlah atlet : 3.184
 Jumlah pertandingan : 145 dari 17 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Uni Soviet 37, Amerika Serikat 32, Australia 13, Hongaria 9, Italia 8, Swedia 8, Jerman 6, Britania Raya 6, Rumania 5, Jepang 4.

17. Olimpiade Roma, Italia, 1960 (25 Agustus – 11 ——September)

 Jumlah negara peserta : 83
 Jumlah atlet : 5.343
 Jumlah pertandingan : 145 dari 17 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Uni Soviet 43, Amerika Serikat 34, Italia 13, Jerman 12, Australia 8, Turki 7, Hongaria 6, Jepang 4, Polandia 4, Cekoslowakia 3.

18. Olimpiade Tokyo, Jepang, 1964 (10 Oktober – 24 ——Oktober)

 Jumlah negara peserta : 93
 Jumlah atlet : 5.140
 Jumlah pertandingan : 163 dari 16 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 36, Uni Soviet 30, Jepang 16, Jerman 10, Italia 10, Hongaria 10, Polandia 7, Australia 6, Cekoslowakia 5, Britania Raya 4.

19. Olimpiade Mexico City, Meksiko, 1968 (12 Oktober – —–27 Oktober)

 Jumlah negara peserta : 112 
 Jumlah atlet : 5.530
 Jumlah pertandingan : 172 dari 20 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 45, Uni Soviet 29, Jepang 11, Hongaria 10, Jerman Timur 9, Perancis 7, Cekoslowakia 7, Jerman Barat 5, Australia 5, Britania Raya 5.

20. Olimpiade Munchen, Jerman Barat, 1972 (26 Agustus –—- 11 September) 

Olimpiade ini dinodai kejadian yang disebut “Tragedi Munchen”. Pada 5 September 1972, kelompok teroris “September Hitam” (Black September) yang terdiri dari orang-orang Palestina menyandera dan membunuh 11 atlet Israel. Dalam upaya penyelamatan yang dilaksanakan, hampir seluruh militan dibunuh kecuali 3 diantaranya. Seluruh acara Olimpiade ditunda untuk sementara, namun sehari kemudian dilanjutkan meskipun beberapa atlet memutuskan untuk pulang kenegaranya. 
 Jumlah negara peserta : 150 
 Jumlah atlet : 7.123
 Jumlah pertandingan : 195 dari 23 cabang olah raga.
 10 besar perolehan medali emas :
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Uni Soviet 50, Amerika Serikat 33, Jerman Timur 20, Jerman Barat 13, Jepang 13, Australia 8, Polandia 7, Hongaria 6, Bulgaria 6, Italia 5.

21. Olimpiade Montreal, Kanada, 1976 (17 Juli – 1 ——-Agustus)-

 Jumlah negara peserta : 93
 Jumlah atlet : 5.140
 Jumlah pertandingan : 163 dari 16 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 36, Uni Soviet 30, Jepang 16, Jerman 10, Italia 10, Hongaria 10, Polandia 7, Australia 6, Cekoslowakia 5, Britania Raya 4.

22. Olimpiade Moskwa, Uni Soviet, 1980 (19 Juli – 3 Agustus)

Olimpiade ini diboikot oleh sejumlah negara sebagai protes terhadap perang “Soviet–Afganistan”, termasuk Amerika Serikat dan Indonesia.
 Jumlah negara peserta : 80
 Jumlah atlet : 5.217 (4.093 putra, 1.124 putri) 
 Jumlah pertandingan : 203 dari 21 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Uni Soviet 80, Jerman Timur 47, Bulgaria 8, Kuba 8, Italia 8, Hongaria 7, Rumania 6, Perancis 6, Britania Raya 5, Polandia 3, Swedia 3. 

23. Olimpiade Los Angeles, AS, 1984 (28 Juli – 12 Agustus)

 Jumlah negara peserta : 140 
 Jumlah atlet : 6.797 (5.230 putra, 1.567 putri)
 Jumlah pertandingan : 221 dari 23 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 83, Rumania 20, Jerman Barat 17, China 15, Italia 14, Kanada 10, Jepang 10, Selandia Baru 8, Yugoslavia 7, Korea Selatan 6.

24. Olimpiade Seoul, Korea Selatan, 1988 (17 September – —–2 Oktober)--

Indonesia meraih medali untuk pertama kalinya sejak ikut Olimpiade pertama kali (Olimpiade ke 15, 1952, Helsinki, Finlandia) melalui trio Lilies Handayani, Nurfitrie Saiman dan Kusuma Wardhani yang merebut medali perak di dalam cabang memanah.
 Jumlah negara peserta : 159 
 Jumlah atlet : 8.465 (6.279 putra, 2.186 putri)
 Jumlah pertandingan : 263 dari 27 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Uni Soviet 55, Jerman Timur 37, Amerika Serikat 36, Korea Selatan 12, Jerman Barat 11, Hongaria 11, Bulgaria 10, Rumania 7, Perancis 6, Italia 6.

25. Olimpiade Barcelona, Spanyol, 1992 (25 Juli – 9 —–Agustus)

Bulutangkis, bisbol, dan judo putri menjadi bagian dari Olimpiade untuk pertama kalinya. Indonesia meraih medali emas (total 2 emas) untuk pertama kalinya sejak ikut Olimpiade melalui cabang bulutangkis yang dipersembahkan masing-masing oleh Susi Susanti (tunggal putri) dan Alan Budikusuma (tunggal putra). Karena pecahnya Uni Soviet tahun 1991, Estonia, Latvia dan Lithuania berpartisipasi sebagai negara tersendiri. Negara Soviet lainnya berpartisipasi sebagai “Tim Bersatu” Pecahnya Yugoslavia, membuat Kroasia, Slovenia dan Bosnia Herzegovina ikut sebagai negara tersendiri.
 Jumlah negara peserta : 169
 Jumlah atlet : 9.956 ( 7.010 putra, 2.851 putri)
 Jumlah pertandingan : 286 dari 32 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Tim Bersatu (Negara Soviet) 45, Amerika Serikat 37, Jerman 33, China 16, Kuba 14, Spanyol 13, Korea Selatan 12, Hongaria 11, Perancis 8, Australia 7.

26. Olimpiade Atlanta, Georgia, AS, 1996 (19 Juli – 4 —–Agustus) 

Olimpiade ini dianggap oleh sebagian orang sebagai Olimpiade yang paling tidak sukses. Masalah lalu lintas sering membuat perjalanan atlit terhambat. Terlalu banyaknya iklan yang beredar pada Olimpiade ini, terutama milik Coca-Cola. Selain itu terjadi insiden bom pada 27 Juli 1996.
 Jumlah negara peserta : 197 
 Jumlah atlet : 10.320 ( 6.797 putra, 3.523 putri)
 Jumlah pertandingan : 271 dari 26 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 44, Rusia 26, Jerman 20, China 16, Perancis 15, Italia 13, Australia 9, Kuba 9, Ukraina 9, Korea Selatan 7, Indonesia 1 (urutan ke 41) 

27. Olimpiade Athena, Yunani, 2004 (13 Agustus – 29 —–Agustus) 

Didalam Olimpiade ini, Indonesia meraih 1 emas (Taufik Hidayat, bulu tangkis), 1 perak (Raema Lisa Rumbewas, angkat besi putri 53 Kg) dan 2 perunggu (Sony Dwi Kuncoro, bulu tangkis tunggal putra dan Flandy Limpele/Eng Hian, bulu tangkis ganda putra)-
 Jumlah negara peserta : 202
 Jumlah atlet : 11.099 ( putra, putri)
 Jumlah pertandingan : 301 dari 28 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
Amerika Serikat 35, China 32, Rusia 27, Australia 17, Jepang 16, Jerman 14, Perancis 11, Italia 10, Korea Selatan 9, Britania Raya 9.

28. Olimpiade Beijing, China, 2008 (8 Agt – 24 Agt)

Olimpiade musim panas ke 29 ini dibuka dengan upacara yang fantastis dan spektakuler di Stadion Sarang Burung, Beijing pada tanggal 8-8-08 pukul 08–08–08 malam (jam 8 malam lewat 8 menit dan 8 detik). Didalam kebudayaan China, angka 8 diasosiasikan dengan kemakmuran. Dana penyelenggaraan (stadion, infrastruktur dan lain-lain) 40 miliar dollar AS (Rp. 360 triliun) 
 Jumlah negara peserta : 204 
 Jumlah atlet : 10.700 
 Jumlah pertandingan: 302 dari 28 cabang olah raga.
10 BESAR PEROLEHAN MEDALI EMAS :
China 51, Amerika Serikat 36, Rusia 23, Inggris 19, Jerman 16, Australia 14, Korea Selatan 13, Jepang 9, Italia 8, Perancis 7.

Minggu, 03 Mei 2009

SEJARAH OLIMPIADE

OLEH :

KARUNIA IBNU FARRUHI (076484012)

Suatu perlombaan di dalam stadion telah diadakan sejak jaman Olimpiade kuno yang diadakan tiap 4 tahun sekali, dari tahun 776 sebelum masehi hingga 393 masehi. Para pelari berlari mengelilingi 1 area sepanjang 192 m (640 ft), atau sama dengan panjang stadion. Ada juga pertandingan khusus dimana para pelarinya berlari dengan menggunakan baju lapis baja, berhelm, dan menggunakan pelindung lainnya yang beratnya mencapai 20-25 kg ( 50-60 lbs). Merupakan suatu kehormatan bagi para anggota militer untuk dapat memenangkan pertandingan ini.

Negara yang paling kuat dalam cabang olahraga hocki di Olimpiade adalah India, Inggris Raya dan Belanda. Inggris Raya dan Belanda memenangkan 3 dan 2 medali emas secara berturt-turut. Bahkan India memenangkan 8 medali emas!

Rekor perolehan Medali Olimpiade dipegang oleh seorang atlit pesenam dari Soviet, yang bernama Larissa S. Latynina. Mengikuti pertandingan di 3 Olimpiade, antara tahun 1956 dan 1964, dia memenangkan 18 medail: 9 emas, 5 perak dan 4 perunggu. Dia juga berada pada peringkat atas peraih medali emas, mengalahkan bintang Olimpiade seperti atlit perenang Amerika Serikat Mark Spitz dan Finnish, juga pelari jarak jauh Paavo Nurmi.

Untuk pertamakalinya seorang pelari maraton wanita akan mewakili Amerika Serikat di Olimpiade: dia adalah seorang patologis berusia 37 tahun berasal dari Alaska yang berlatih hanya dengan menggunakan treadmil! Christine Clark memenangkan uji coba Olimpiade wanita dengan waktu 2 jam, 33 menit, 31 detik, lebih baik 7 menit dari rekor pribadinya. Sang runer-up Kristy Johnston dan Libbie Hickman merupakan wanita Amerika pertama yang berlari dibawah standar Olimpiade 2:33:00, tetapi berdasarkan undang-undang Amerika Track and Field, tak seorang pun dari mereka diperkenankan mengikuti Olimpiade di Sydney. Hal ini disebabkan sang ibu dari Christine Clark memenangkan semua uji coba pertandingan yang berat itu!


Olimpiade merupakan ajang olahraga yang diadakan setiap empat tahun sekali dan diikuti oleh seluruh negara di dunia yang terdaftar di Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Awalnya hanya berlangsung di Yunani kuno, Olimpiade kemudian dihidupkan kembali oleh seorang bangsawan Perancis, Pierre Fr├Ędy, Baron de Coubertin pada akhir abad ke-19. Olimpiade yang lebih dikenal di Indonesia, Olimpiade musim panas, telah diadakan setiap empat tahun sekali sejak 1896, kecuali tahun-tahun pada masa Perang Dunia II.

Edisi khusus untuk olahraga musim dingin, Olimpiade musim dingin, dimulai pada 1924. Awalnya ini diadakan pada tahun yang sama dengan Olimpiade musim panas, namun sejak 1994 Olimpiade musim dingin diadakan setiap empat tahun sekali, dengan selang dua tahun setelah Olimpiade musim panas.

Pada 2004, Olimpiade kembali ke "rumah" lamanya di Yunani untuk Olimpiade XXVIII. Dan Olimpiade 2008 yang akan diadakan di Beijing - China.